
Periode mudik Lebaran 2026 telah mencatatkan rekor baru dalam hal mobilitas warga di pelabuhan Batam. Meskipun jumlah penumpang yang berangkat dari tempat ini mencapai angka yang cukup tinggi, yaitu 43.791 orang, situasi tetap terkendali dan kondusif. Laporan ini mencakup data dari 13 hingga 16 Maret 2026, yang merupakan wilayah kerja BP Batam.
Meningkatnya Jumlah Penumpang
Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan, Benny Syahroni, melaporkan bahwa angka ini telah naik sebesar 4,8% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Di sisi lain, jumlah penumpang yang tiba di Batam melalui Pelabuhan Domestik juga menunjukkan peningkatan. Dalam periode yang sama, tercatat sebanyak 23.981 penumpang berhasil tiba di Batam.
Antusiasme Masyarakat dalam Musim Mudik
Menurut Benny, jumlah penumpang yang datang ke Batam melalui Pelabuhan Domestik justru menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan, yaitu sebesar 18%. Ini menunjukkan bahwa antusiasme masyarakat di musim mudik tahun ini cukup tinggi.
Dia juga menambahkan bahwa berdasarkan tren tahun sebelumnya dan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25-27 Maret 2026, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 27 hingga 29 Maret 2026.
Imbauan pada Calon Penumpang
Benny mengingatkan calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan membeli tiket melalui kanal resmi untuk menghindari praktik percaloan. Menurutnya, pembelian tiket harus dilakukan melalui loket resmi atau platform daring yang bekerja sama dengan operator, demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Prioritas Optimalisasi Pelayanan
Hal ini sejalan dengan pernyataan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, yang menegaskan bahwa optimalisasi pelayanan menjadi prioritas utama selama periode Angkutan Laut Lebaran.
BP Batam telah menyiapkan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 di beberapa titik strategis. Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur, Sekupang, Harbour Bay, dan Terminal Bintang 99 Persada (Pelni) menjadi pusat kendali operasional.
Optimalisasi Fasilitas dan Pelayanan
Amsakar menegaskan bahwa mereka memastikan seluruh fasilitas pelabuhan, jadwal kapal, dan sistem pelayanan berjalan optimal. Posko Angkutan Laut Lebaran menjadi pusat kendali untuk merespons cepat setiap dinamika di lapangan.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, juga menegaskan bahwa layanan di semua titik pelabuhan terus diperkuat. Dia bersama Kepala BP Batam dan jajaran telah melakukan peninjauan langsung ke Terminal Ferry Domestik Sekupang pada 15 Maret 2026 untuk memastikan pelayanan berjalan optimal.
Li Claudia Chandra menambahkan bahwa koordinasi antar-instansi terus diperkuat demi menjamin perjalanan masyarakat yang aman, nyaman, dan lancar. Keamanan di titik-titik padat penumpang menjadi fokus perhatiannya.
Komitmen BP Batam
BP Batam berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Mereka bersama seluruh stakeholder akan terus meningkatkan pengawasan, kesiapan operasional, dan kualitas layanan di seluruh pelabuhan, khususnya dalam menghadapi puncak arus balik mendatang.