3 Tujuan Utama Prof Sumper Mulia Harahap dalam Memimpin UIN Syahada Padangsidimpuan: Sebuah Analisis

Ketika Profesor Sumper Mulia Harahap melangkah maju untuk memimpin UIN Syahada Padangsidimpuan, ia membawa visi yang jelas dan komitmen kuat untuk membangun kemandirian institusi. Dengan membawa semangat inovasi dan memperkaya program Ma’had al-Jami’ah, ia menegaskan harapannya untuk melihat UIN Syahada berkembang dan menjadi dikenal secara nasional.
Komitmen Membangun Integritas Mahasiswa
Menurut Prof Sumper Mulia Harahap, lembaga asrama atau pesantren mahasiswa mempunyai peran yang strategis dalam membentuk karakter mahasiswa serta meningkatkan kemampuan keagamaan dan kemampuan membaca Al-Quran. “Peran penting dari lembaga asrama ini dalam menumbuhkan akhlak baik serta meningkatkan kemampuan keagamaan mahasiswa menjadi hal yang tak bisa diabaikan,” ujar Prof Sumper Mulia Harahap.
Tiga Tujuan Utama
Profesor Sumper Mulia Harahap menjelaskan tiga tujuan utamanya selama masa kepemimpinannya. Tujuan pertama adalah memperkuat program Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Tujuan kedua adalah mempercepat proses digitalisasi kampus serta memperkuat tata kelola institusional. Tujuan ketiga adalah meningkatkan aspek Badan Layanan Umum (BLU) untuk mendukung kemandirian institusi.
Komitmen Mendorong Kemajuan Kampus
Dengan tiga prioritas tersebut, Prof Sumper Mulia Harahap optimis bahwa UIN Syahada Padangsidimpuan dapat berkembang lebih cepat dan menjadi lebih dikenal secara nasional. Ia juga mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama mendukung kemajuan kampus. “Dengan dukungan dari semua pihak, kami berharap UIN Syahada dapat menjadi perguruan tinggi yang lebih maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Kedatangan Prof Sumper Mulia Harahap ke kampus
Prof Sumper Mulia Harahap tidak asing dengan UIN Syahada. Sebelumnya, ia telah menjadi bagian dari keluarga besar kampus tersebut sebelum mengemban amanah sebagai Ketua STAIN Mandailing Natal. Kedatangannya sebagai rektor baru di UIN Syahada dirayakan dengan cara yang sangat istimewa. Untuk pertama kalinya dalam sejarah UIN Syahada, rektor baru disambut dengan arak-arakan bendi, sebuah tradisi adat yang penuh makna.
Acara Serah Terima Jabatan dan Temu Pisah
Prosesi ini juga dilengkapi dengan upacara adat mangulosi sebagai simbol doa, penghormatan, dan harapan keberkahan bagi pemimpin baru. Acara serah terima jabatan dan temu pisah ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk mantan Ketua STAIN periode 2002-2006, Drs H Agus Salim Daulay MAg, dan dua mantan Rektor UIN Syahada, Prof Dr Ibrahim Siregar dan Prof Dr Muhammad Darwis Dasopang MAg.
Para tokoh tersebut menyampaikan harapan agar UIN Syahada terus berkembang, baik dari segi kualitas pendidikan maupun minat mahasiswa untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi tersebut. Dengan dukungan dari civitas akademika, Prof Sumper Mulia Harahap optimis bahwa ia dapat membawa UIN Syahada Padangsidimpuan menuju masa depan yang lebih maju dan gemilang.